Monthly Archives: June 2022

air susu ibu dan cerita kemanusiaan yang dialirinya

penafian: jujur, awalnya, saya tergerak untuk membaca buku karena windy yang menerjemahkannya. (gimana, dong?)

jarang ada buku terjemahan yang bisa membuat saya lupa bahwa dia bukan menggunakan bahasa asal. butuh lebih dari sekadar pemahaman padanan kata dan tata bahasa untuk menerjemahkan. ada rasa bahasa di situ, baik bahasa sumber maupun sasaran; ada kesetiaan kepada niat pengarang, buku, dan para tokohnya. dan buku ini berhasil membuat saya berpikir juga tidak bahwa ini terjemahan. lupa. luruh dalam cerita.

intensi untuk membaca karena “ini terjemahannya windy” juga membuat saya praktis membaca tanpa bekal. saya hanya tahu bahwa buku ini berasal dari latvia dan tentang ibu dan anak.

jadi, ketika pertama membaca, saya seperti diceburkan ke laut dalam yang tengah mengalami badai. apa-apaan, sih, ini buku? baru mulai saja sudah drama begini?

awal-awal, saya masih perlu membolak-balik halaman, mengacu lagi ke ke halaman-halaman pertama. sekadar mengingatkan siapa bicara apa tentang apa. namun, lama-kelamaan, seperti saluran air yang semakin ke hilir semakin lancar dan deras, saya semakin terhanyut mengikuti alur cerita.

pemikiran saya pun bergeser seiring semakin dalam saya membaca. ternyata buku ini bukan sekadar tentang latvia. bukan pula semata tentang hubungan ibu-anak. ini cermin perkara kita sebagai manusia, lintas gender, latar, negara, budaya, atau apa pun.

pasangan ibu dan anak adalah simbol hubungan kuat. kata pasangan dalam “manusia diciptakan berpasang-pasangan” yang dimaknai secara lebih luas: bahwa dalam setiap interaksi keseharian, kita memiliki pasangan (sesederhana: saya menulis, anda membaca).

buku air susu ibu di #obrolanpatjar, juni 2022

saya suka sekali dengan hubungan yang terjalin antara sang ibu dan anak (serta anjing yang terus disebut “anjing” tanpa diberi nama). hubungan mereka terasa jujur dan, kalau boleh dibilang, telanjang. apa adanya. saling cinta, saling memberi, saling menerima. seutuh yang mereka bisa, dengan warna masing-masing. terus bersetia.

ada titik saya berhenti sejenak. teringat ibu. ada juga titik saya berhenti dan terlintas: alangkah indahnya hubungan sejujur ini.

hidup beserta seluruh kejadian dan tokoh dalam buku ini juga menggiring saya untuk tidak melihat mereka sebagai hitam putih. tidak ada penghakiman. mereka membantu saya untuk melihat, itu tadi, perkara manusia. perkara saya juga. kegalauan, kerisauan, kebahagiaan, dan segala rasa dan pikiran yang muncul—itu semua kita kenal. sedih mereka sedih kita juga. ketakutan mereka, kita paham. bahagia mereka adalah sesuatu yang familiar bagi kita.

bahkan latar cerita yang berlokasi jauh di latvia menjadi dekat. situasi yang digambarkan mengingatkan saya pada dua hal. pertama, rumah adalah rumah, dengan keindahan dan kenyamanan yang mungkin tak terpahami orang lain, tetapi membuat kita pulang dan pulang lagi.

boeng hatta dan windy

kedua, kondisi yang dituturkan dalam buku adalah simbol keterkekangan, yang bisa terjadi di mana pun dalam beragam kondisi—eksternal dan internal. fisik dan mental. bagaimana manusia tetap bisa menggeliat dalam keterkekangan. tetap menemukan remah-remah kebahagiaan, kemerdekaan, dan cinta, yang membuat kita (iya, kita) bertahan.

bahwa cerita dituturkan melalui dua kaca pandang menjadikan pengalaman saya tiga dimensi. saya sempat terpikir, alangkah menarik bahwa kita ada dalam satu ruangan, berinteraksi, tetapi punya pengalaman berbeda, dengan peran, pikiran, memori, dan emosi masing-masing. tadinya berpikir seru juga untuk tahu apa yang ada di pikiran pasangan interaksi kita, tetapi, pikir punya pikir, seram juga sih kalau benar tahu.

terima kasih, penerbit spring, sudah ‘menemukan’ cerita ini dan membawanya ke indonesia. terima kasih, windy,
sudah menerjemahkan dengan begitu sungguh-sungguh dan penuh rasa hormat kepada teksnya. terima kasih, nora ikstena, yang telah mengajak menyelam di tengah badai hingga tiba ke mata badai.

but, yeah, i am totally biased. selamat hari minggu, kamu dan semua makhluk semesta.

kalau ada yang berminat membelinya